Jakarta – Abidzar Al Ghifari akhrinya muncul ke publik untuk menyerukan permintaan maaf. Permintaan maaf itu dituliskan Abidzar Al Ghifari, imbas perkatannya yang menimbulkan kontroversi saat tengah mempromosikan film terbarunya, A Business Proposal, yang dijadwalkan tayang di bioskop 6 Februari 2025.
Pernyataan maaf itu dituliskan Abidzar Al Ghifari dalam akun Instagramnya, pada Senin (03/02) malam kemarin.
Dalam unggahannya, anak dari Umi Pipik ini melontarkan permintaan maafnya kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti dengan perkatan hingga tindakannya saat melakukan promosi film A Business Proposal.
“Saya mohon maaf untuk semua yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan dan ucapan saya yang salah,” papar dia dikutip dari Instagram @abidzar73, Selasa (04/02).
Lawan main Ariel Tatum dalam film A Business Proposal ini juga tampak mengucapkan terima kasih lantaran sudah mendapatkan pembelajaran berharga, buntut dari kontroversi yang telah terjadi.
“Terimakasih buat kalian semua sudah memberikan saya pelajaran yang sangat berharga,” lanjut Abidzar lagi.
Ia juga mengakui bahwa lewat kontroversi tersebut, memberikan pembelajarannya untuk lebih dewasa lagi.
“Hal ini menjadi pembelajaran yang besar untuk saya dalam berproses menjadi seseorang yang dewasa dan bijaksana,” pungkasnya.
Sebelumnya, Falcon Pictures, selaku rumah produksi film remake A Business Proposal, juga sempat buka suara terkait kontroversi yang terjadi belakangan ini.
Surat itu mereka buat untuk ditujukan kepada para pecinta cerita drama Korea A Business Proposal dan webtoon The Office Blind Date, yang mana menjadi dasar cerita pembuatan film A Business Proposal versi Indonesia.
“Kepada Pencinta Cerita A Business Proposal & The Office Blind Date. Webtoon ini kami adaptasi karena kecintaan kami terhadap ceritanya, baik dalam versi webtoon dan serial. Oleh karena itu kami berhati-hati dalam prosesnya,” demikian bunyi unggahan mereka.
Falcon juga menuliskan bahwa film ini dibuat berdasarkan kerja keras dari 100 orang kru dan 20 seniman, yang juga didalamnya terlibat aktor-aktor senior tanah air.
“Hasil adaptasi ini adalah hasil kerja dan usaha lebih dari 100 orang kru dan 20 seniman, muda dan senior, termasuk Eyang Slamet Rahardjo, Pakde Indro Warkop dan mbak Indy Barend- yang mengerjakan cerita ini dengan hati-hati.”
“Dalam prosesnya, mereka setiap hari ke lokasi syuting dengan mindset: memberikan penampilan dan usaha terbaik untuk merayakan cerita ini.” Lanjutnya.
Abidzar sebelumnya menuai kritik tajam dari netizen di media sosial. Hal ini dikarenakan ia mengaku tak menonton drama A Business Proposal untuk bisa mendalami karakternya sebagai pemeran utama di film ini.
Kemudian, ia juga kembali diserang dengan penuh hujatan dari para pecinta cerita A Business Proposal, lantaran dirinya menyebut fans drama Korea adalah fans fanatik.