• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Keterbukaan Informasi Publik Jadi Kunci Polri Membangun Kepercayaan Masyarakat

Geralda Talitha by Geralda Talitha
30 Juli 2026
in Jaga Negeri
0
0
SHARES
3
VIEWS

Related Posts

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

E-PPID dan Transparansi Informasi Jadi Kunci Polri Menuju Indonesia Emas 2045

Hotel Mercure di Bengkulu menjadi saksi diadakannya Diskusi Publik oleh Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Divhumas Polri pada Kamis, 30 Juli 2026. Dalam forum bertajuk “Optimalisasi Keterbukaan Informasi Publik pada Humas Polri sebagai Badan Publik yang Informatif dalam Rangka Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026,” diskusi ini bertujuan memperkuat tata kelola keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Acara menghadirkan narasumber kunci seperti Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu, Junaidi Arfian Kasip; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Dr. Nelly Alesa; serta Dr. Sakka Pati, praktisi manajemen media dari Universitas Hasanuddin dan tenaga ahli Divisi Humas Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nelly Alesa menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi dasar utama terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya. Ia menyatakan bahwa keterbukaan tidak hanya menjamin hak masyarakat memperoleh informasi, tetapi juga menjadi instrumen pencegah korupsi dan penyalahgunaan wewenang sambil memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Keterbukaan informasi bukan semata kewajiban administratif melainkan budaya kerja modern yang membangun legitimasi, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat. Sinergi antara PPID Utama dan PPID Polri adalah kunci peningkatan kualitas pelayanan informasi,” tutur Dr. Nelly.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan keterbukaan informasi di Polri telah diperkuat oleh Peraturan Kepolisian Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pelayanan Informasi Publik. Peran strategis PPID meliputi pengelolaan pengumpulan, penyimpanan, pendokumentasian, serta pelayanan informasi publik secara cepat, tepat, mudah, dan akuntabel.

Menambahkan perspektif era digital, Dr. Sakka Pati menggarisbawahi pentingnya keterbukaan informasi sebagai kebutuhan strategis badan publik. Ia mengatakan bahwa derasnya aliran informasi menuntut Humas Polri untuk tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga mengelola komunikasi publik secara profesional, adaptif, dan berbasis data.

“Kepercayaan publik bermula dari komunikasi yang cepat, tepat, akurat, dan terverifikasi. Di era digital, Humas Polri harus menjadi Guardian of Public Trust dengan menerapkan transparansi, akuntabilitas, serta teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI),” jelas Dr. Sakka.

Lebih jauh ia mengungkapkan transformasi fungsi Humas Polri kini melibatkan peran sebagai communication advisor, media analyst, public engagement, crisis communicator, hingga penjaga kepercayaan publik. Dalam situasi krisis, komunikasi harus disampaikan secara terukur melalui verifikasi fakta, penerbitan holding statement, siaran pers, serta evaluasi dan kontra narasi terhadap hoaks dan disinformasi.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu, Junaidi Arfian Kasip, menambahkan bahwa strategi keterbukaan informasi publik sangat penting sebagai pondasi Polri yang transparan, akuntabel, dan berpredikat Badan Publik Informatif.

Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan informasi publik harus dilaksanakan dengan prinsip cepat, tepat waktu, mudah diakses, dan berbiaya ringan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Melalui diskusi ini, Biro PID Divhumas Polri berharap lahir sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan optimalisasi keterbukaan informasi publik. Forum diharapkan menghasilkan langkah konkret guna peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Acara yang diikuti sekitar 60 peserta berjalan dengan tertib, interaktif, dan menunjukkan antusiasme tinggi sebagai bukti komitmen bersama memperkuat transparansi dan akuntabilitas institusi Polri.

 

Tags: polri
Next Post

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

by Geralda Talitha
14 Agustus 2026
0

DELI SERDANG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan jaringan peredaran ganja dengan total barang bukti mencapai 169,6...

Read more

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

Cek Fakta: Komedian Babe Cabita Meninggal Dunia, Benarkah?

by Geralda Talitha
9 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz