• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Budaya Tertib di Jalan Disebut Fondasi Masa Depan Indonesia Modern

Geralda Talitha by Geralda Talitha
13 Mei 2026
in Jaga Negeri
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Polantas Siaga 24 Jam Jaga Kelancaran Arus Mudik Saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih

Budaya Tertib Berlalu Lintas Jadi Fokus Transformasi Polantas

Empati Sosial Dinilai Jadi Fondasi Keselamatan Berkendara

Korlantas Perkuat Pendekatan Humanis dalam Pengaturan Lalu Lintas

Transformasi budaya tertib di jalan raya Indonesia sedang mengalami babak baru yang menempatkan lalu lintas tidak hanya sebagai aturan kendaraan semata, melainkan sebagai gambaran hidup bersama masyarakat. Jalan raya berperan sebagai wujud nyata interaksi sosial yang merangkul seluruh lapisan warga, dari pejabat hingga pejalan kaki, menuntut kesadaran kolektif untuk saling menghormati hak dan keselamatan.

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Kakorlantas Polri, menggarisbawahi bahwa membangun ketertiban di jalan sejatinya berarti membentuk karakter bangsa Indonesia. Pendekatan Polantas kini difokuskan pada pelayanan humanis yang mengedepankan edukasi dan jangka panjang, berbalut teknologi dan data akurat, bukan sekadar penegakan hukum atau pengaturan lalu lintas.

Menurut Agus, lalu lintas adalah ruang pembelajaran sosial yang mencerminkan kualitas berperadaban masyarakat. Oleh sebab itu, Polantas bertransformasi menjadi agen perubahan budaya dengan mendorong disiplin sosial dan kesadaran kolektif, jauh melampaui fungsi tradisionalnya sebagai penindak pelanggaran.

Fenomena pelanggaran lalu lintas seperti serobot di persimpangan, kendaraan bermotor di trotoar, dan melanggar lampu merah, menandakan kurangnya pemahaman atas nilai bersama yang harus dijaga. Hal ini menurut kajian Kompasiana, berakar dari kelemahan budaya sosial yang lebih luas, bukan semata perilaku individual.

Untuk mengatasi hal tersebut, transformasi Polantas menggabungkan teknologi seperti ETLE dan sistem digital pendataan bersama pendekatan humanis sehingga pelayanan menjadi lebih komunikatif dan empatik. Pendekatan ini menekankan bahwa penegakan aturan tidak cukup bila tidak diimbangi dengan pembinaan moral dan etika sosial, sebagaimana diuraikan dalam tulisan Otomotif Kompas.

Agus menegaskan, polisi lalu lintas harus mengambil peran lebih jauh sebagai penjaga kualitas hubungan sosial di jalan raya, tidak hanya mengatur kendaraan tetapi menjaga nilai dan tanggung jawab sosial bersama. Perpaduan data presisi, teknologi, dan keramahan membentuk satu sistem nilai baru yang berorientasi pada keselamatan dan penghormatan kemanusiaan.

Demi menanamkan budaya keselamatan yang konsisten, Korlantas Polri mulai menyasar ruang pendidikan dan komunitas masyarakat. Contohnya terlihat di Polda Kepri melalui program Police Goes to School di SMK Ibnu Sina Batam, di mana para pelajar menerima edukasi tentang etika berkendara dan pentingnya disiplin lalu lintas demi keselamatan bersama.

Pendekatan yang mengedepankan pembentukan karakter generasi muda ini juga sejalan dengan pandangan UIN Sunan Kalijaga yang mengaitkan tertib berlalu lintas sebagai bagian esensial pendidikan moral masyarakat modern. Polantas kini menjadi pelopor budaya keselamatan yang tidak hanya mengatur gerak kendaraan, tapi juga menanamkan nilai sosial dan disiplin sebagai fondasi peradaban bangsa.

Semua upaya ini menekankan bahwa budaya tertib merupakan hasil proses pendidikan berkelanjutan, keteladanan, dan interaksi sosial sehari-hari. Oleh karena itu, tugas Polantas saat ini jauh lebih luas dari sekadar menjaga ketertiban di jalan, melainkan ikut membangun karakter dan kesadaran masyarakat.

Namun perubahan budaya tertib tidak bisa sepenuhnya dibebankan pada aparat saja. Diperlukan partisipasi aktif masyarakat karena setiap perilaku di jalan berimbas pada keselamatan bersama. Melalui konten edukasi di media sosial NTMC, Korlantas Polri konsisten menyerukan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah nilai bersama, bukan hanya kewajiban hukum.

Irjen Agus menekankan bahwa proses ini memang memerlukan waktu panjang, tetapi harus dimulai sejak sekarang. “Membangun budaya tertib di jalan berarti sedang membangun karakter bangsa Indonesia,” ujarnya mengingatkan.

Secara esensial, jalan raya bukanlah sekadar tempat pergerakan kendaraan, melainkan arena dimana masyarakat belajar menghormati aturan, menghargai satu sama lain, dan hidup berdampingan secara lebih beradab. Saat kedisiplinan itu tumbuh dari kesadaran, bukan ketakutan akan sanksi, saat itulah fondasi karakter bangsa Indonesia tengah diletakkan.

 

Next Post

Polantas Siaga 24 Jam Jaga Kelancaran Arus Mudik Saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

Polantas Siaga 24 Jam Jaga Kelancaran Arus Mudik Saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih

by Geralda Talitha
13 Mei 2026
0

Satuan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar pengamanan ekstra selama masa libur nasional dan cuti bersama dalam rangka memperingati Hari...

Read more

Polantas Siaga 24 Jam Jaga Kelancaran Arus Mudik Saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih

Budaya Tertib di Jalan Disebut Fondasi Masa Depan Indonesia Modern

Budaya Tertib Berlalu Lintas Jadi Fokus Transformasi Polantas

Empati Sosial Dinilai Jadi Fondasi Keselamatan Berkendara

Korlantas Perkuat Pendekatan Humanis dalam Pengaturan Lalu Lintas

Code of Ashes Hadirkan Metalcore Futuristik dalam Album Debut Ascent

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Aldi Maldini Klarifikasi Dugaan Penipuan, Akuip Siap Refund Uang Fans

by Geralda Talitha
13 Mei 2025
0

Fakta atau Hoax: Sandra Dewi Ikut Dilaporkan Buntut Kasus Pencucian Uang Harvey Mois

by Geralda Talitha
3 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz