• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

Kakorlantas Tegaskan Operasi Ketupat 2026 Fokus pada Keselamatan dan Keamanan Pemudik

admin by admin
28 Februari 2026
in Tak Berkategori
0

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum

0
SHARES
3
VIEWS

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.

Related Posts

Kakorlantas Apresiasi Bengkel Gratis PBMB dalam Program Polantas Menyapa

Ten Tinggalkan SM Entertainment, Tetap Lanjut Aktivitas Bersama NCT dan WayV

Menurut Irjen Pol Agus Suryonugroho, Operasi Ketupat bukan hanya berfokus pada aspek lalu lintas dan pengamanan arus mudik dan balik saja. Namun, ia menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, aman dari tindakan kriminal, serta lancar dari sisi lalu lintas.

“Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman dan tertib,” kata Irjen Pol Agus dalam keterangannya pada Sabtu (28/1/2026).

Ia juga menyebutkan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama operasi ini berlangsung.

“Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama Operasi Ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan tetapi soal pulang dengan selamat,” jelasnya.

Dalam menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan, Kakorlantas menekankan lima klaster yang menjadi fokus pengamanan, yaitu jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyebrangan, tempat ibadah, dan tempat wisata. Pendekatan ini merupakan bagian dari persiapan khusus untuk kelancaran Operasi Ketupat.

“Termasuk keramaian di tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi dan amankan, termasuk jalur-jalur menuju tempat wisata dan jalur alternatifnya. Selain itu, bandara, terminal, serta stasiun juga kami amankan,” tambahnya.

Irjen Pol Agus menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya menjaga perjalanan masyarakat ke kampung halaman, tetapi juga memastikan keselamatan saat berangkat, berkumpul dengan keluarga, dan saat kembali ke tempat tinggal masing-masing.

“Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat berarti selamat saat berangkat dan selamat saat kembali. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh anggota di lapangan untuk menjaga setiap perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Kakorlantas juga menekankan pentingnya kata kunci “Together We Can” yang menggambarkan semangat kolaborasi dan komunikasi dengan stakeholder dalam menyukseskan Operasi Ketupat agar berlangsung lancar.

“Kita hadir lebih awal dan pulang paling akhir. Bekerja sebelum terjadi kemacetan, mengantisipasi situasi yang tidak kondusif, serta mengamankan dari sisi kriminalitas dan kamseltibcarlantas,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.

Menurut Irjen Pol Agus Suryonugroho, Operasi Ketupat bukan hanya berfokus pada aspek lalu lintas dan pengamanan arus mudik dan balik saja. Namun, ia menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, aman dari tindakan kriminal, serta lancar dari sisi lalu lintas.

“Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman dan tertib,” kata Irjen Pol Agus dalam keterangannya pada Sabtu (28/1/2026).

Ia juga menyebutkan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama operasi ini berlangsung.

“Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama Operasi Ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan tetapi soal pulang dengan selamat,” jelasnya.

Dalam menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan, Kakorlantas menekankan lima klaster yang menjadi fokus pengamanan, yaitu jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyebrangan, tempat ibadah, dan tempat wisata. Pendekatan ini merupakan bagian dari persiapan khusus untuk kelancaran Operasi Ketupat.

“Termasuk keramaian di tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi dan amankan, termasuk jalur-jalur menuju tempat wisata dan jalur alternatifnya. Selain itu, bandara, terminal, serta stasiun juga kami amankan,” tambahnya.

Irjen Pol Agus menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya menjaga perjalanan masyarakat ke kampung halaman, tetapi juga memastikan keselamatan saat berangkat, berkumpul dengan keluarga, dan saat kembali ke tempat tinggal masing-masing.

“Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat berarti selamat saat berangkat dan selamat saat kembali. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh anggota di lapangan untuk menjaga setiap perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Kakorlantas juga menekankan pentingnya kata kunci “Together We Can” yang menggambarkan semangat kolaborasi dan komunikasi dengan stakeholder dalam menyukseskan Operasi Ketupat agar berlangsung lancar.

“Kita hadir lebih awal dan pulang paling akhir. Bekerja sebelum terjadi kemacetan, mengantisipasi situasi yang tidak kondusif, serta mengamankan dari sisi kriminalitas dan kamseltibcarlantas,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Next Post

Manajemen Arus Mudik 2026, Korlantas Terapkan Sistem Digital dan Pemantauan Real Time

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

Sinergi Polantas dan Ojol di Sukabumi, Fokus Keselamatan Bersama

by Geralda Talitha
30 April 2026
0

Kamis, 30 April 2026, suasana hangat di Kedai Kopi Naraca Social Space, Parungkuda, Sukabumi, menjadi saksi terjalinnya dialog akrab antara...

Read more

Sinergi Polantas dan Ojol di Sukabumi, Fokus Keselamatan Bersama

Transformasi Polisi Lalu Lintas, ETLE Jadi Pilar Utama Penindakan

Transformasi Polisi Lalu Lintas Sesuai Visi Beyond Trust Presisi

Agatha Noor Kupas Dampak Perang Iran-AS dengan Bahasa Sederhana

Polisi Lalu Lintas Humanis, Bangun Kepercayaan Lewat Pelayanan Nyata

Peran Polantas sebagai Mitra Aktif Masyarakat dalam Menjamin Keselamatan Lalu Lintas

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Aldi Maldini Klarifikasi Dugaan Penipuan, Akuip Siap Refund Uang Fans

by Geralda Talitha
13 Mei 2025
0

Cek Fakta: Komedian Babe Cabita Meninggal Dunia, Benarkah?

by Geralda Talitha
9 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz