• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Transformasi Polisi Lalu Lintas Sesuai Visi Beyond Trust Presisi

Geralda Talitha by Geralda Talitha
30 April 2026
in Jaga Negeri
0
0
SHARES
6
VIEWS

Related Posts

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

Keterbukaan Informasi Publik Jadi Kunci Polri Membangun Kepercayaan Masyarakat

Dalam upaya menyelaraskan institusi kepolisian lalu lintas dengan tantangan zaman kini, Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya perubahan signifikan pada wajah Polantas. Hal ini dikatakan saat membuka Pelatihan Operator Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ole Suites Sentul, Jawa Barat, pada 27-29 April 2026. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Brigjen Faizal dari Dirgakkum Korlantas Polri.

Irjen Agus menegaskan bahwa perombakan ini merujuk pada visi besar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengusung konsep “Beyond Trust Presisi.” Ada empat aspek utama yang harus berubah yakni organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan. “Transformasi organisasi berarti institusi kita harus besar dalam prestasi, pengaruh, dan struktur. Jangan sampai dipandang kecil dan dilecehkan,” ujarnya.

Tekanan utama yang disampaikan Irjen Agus adalah pentingnya layanan yang penuh keikhlasan sebagai fondasi hubungan Polantas dengan masyarakat. “Kapolri hanya mengatakan satu hal, yaitu layani. Layani masyarakat dengan tulus, rangkul dan jalin silaturahmi, agar masyarakat taat pada aturan,” katanya.

Irjen Agus juga mengungkapkan perubahan paradigma dalam penegakan hukum di lapangan. Dari sebelumnya berorientasi pada jumlah tilang, kini pendekatan yang diutamakan adalah humanis. “Dulu kami menilai keberhasilan melalui banyaknya tilang, sekarang saya bangga ketika Polantas bersahabat dengan masyarakat. Pendekatan kita sudah berubah dari tilang ke hati,” jelasnya.

Sesuai arahan Kapolri untuk menumbuhkan polisi modern dan transparan, Irjen Agus menetapkan bahwa 95 persen penegakan hukum lalu lintas akan dilakukan secara digital melalui ETLE, sedangkan sisanya 5 persen secara manual. Ia peringatkan agar tidak ada praktik transaksional dalam penerapan ETLE, “Jika ada pelanggaran, saya minta Dirgakkum segera bertindak tegas,” tegas Irjen Agus.

Melalui pelatihan operator ETLE ini, ia berharap Polantas benar-benar menjadi pelayan masyarakat yang dicintai dan pahlawan keselamatan di jalan raya.

 

 

Next Post

Transformasi Polisi Lalu Lintas, ETLE Jadi Pilar Utama Penindakan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Tak Berkategori

by Geralda Talitha
4 September 2026
0

Kasus pembunuhan kerap menjadi perhatian luas masyarakat dalam waktu singkat. Namun, respons cepat jajaran reserse bukan semata-mata karena tekanan opini...

Read more

#ReserseBekerja: Ketika Alat Bukti Menjadi Fondasi Pengungkapan Perkara

Bareskrim Ungkap 72 Tersangka Karhutla di Kalimantan, Mudusnya Bakar Lahan

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

Cek Fakta: Komedian Babe Cabita Meninggal Dunia, Benarkah?

by Geralda Talitha
9 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz