Dalam interaksinya sehari-hari dengan masyarakat, wartawan, hingga para pengemudi ojek online, Jenderal Agus Suryo Nugroho, yang akrab disapa “Jenderal Naga,” dikenal sebagai sosok yang selalu ramah dan tidak membeda-bedakan. Agus Flores, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN), mengungkapkan pengalamannya berinteraksi langsung dengan Jenderal Naga, memuji karakter rendah hati dan sikap responsif yang melekat pada dirinya.
“Saya bersaksi demi Allah dan Rasul bahwa penilaian ini sepenuhnya milik saya,” ungkap Agus Flores mengenai sosok Jenderal Naga. Menurut Agus, Jenderal Naga adalah pemimpin yang sangat setia pada pimpinan dan selalu mengajak pengikutnya untuk mencintai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta menjaga kesatuan institusi.
Kerendahan hati menjadi salah satu ciri khas yang paling membekas menurut Agus Flores. Meskipun menduduki posisi tertinggi di Korps Lalu Lintas Polri, Jenderal Agus Suryo Nugroho tidak pernah membedakan siapapun yang mengunjunginya. Baik wartawan, pengemudi ojek online, masyarakat biasa, maupun tokoh penting, semuanya mendapatkan perlakuan sama dari beliau. Agus menambahkan, “Tidak ada kesan menjaga jarak; justru beliau yang lebih sering memulai salam terlebih dahulu.”
Selain sifat rendah hati, kepemimpinan Jenderal Naga dikenal sangat responsif. Agus menceritakan jika beliau sedang tidak terlibat rapat atau tugas, panggilan video atau telepon hampir selalu dijawab. Jika sedang rapat, Jenderal Naga akan menghubungi kembali setelah kegiatan selesai. “Fokus beliau saat rapat untuk menyelesaikan pekerjaan, namun beliau juga menghargai pihak yang menghubunginya dengan menelepon balik setelahnya,” jelas Agus.
Beberapa sifat lainnya yang diakui Agus adalah kegigihan dan dedikasi tinggi Jenderal Naga dalam menyelesaikan tugas. “Beliau tidak mengenal lelah dan rela mengorbankan waktu istirahat demi menuntaskan tanggung jawabnya,” ujar Agus, menggambarkan sosok pemimpin sejati tersebut.
Selain ketegasan dalam menjalankan tugas, Jenderal Naga juga dikenal suka turun ke lapangan dan berbaur langsung dengan masyarakat serta para wartawan dan pengemudi ojek online. Hal ini dilakukan untuk menerima aspirasi secara langsung, menunjukkan bahwa beliau tidak hanya memimpin dari balik meja.
Agus Flores menutup dengan menegaskan bahwa Jenderal Naga merupakan tokoh pemimpin yang bijaksana. Kepemimpinannya yang tegas sekaligus rendah hati membuat banyak orang merasa dekat namun tetap penuh hormat. “Sosok seperti beliau layak menjadi teladan bagi setiap pemimpin,” pungkas Agus Flores.