Jakarta – Pasangan publik figur Hamish Daud dan Raisa tengah menjadi sorotan usai muncul dugaan bahwa rumah tangga mereka tengah mengalami keretakan. Spekulasi ini bermula ketika akun Instagram @rumpi_gosip mengungkap bahwa Raisa dikabarkan telah mengajukan gugatan cerai terhadap Hamish melalui pengadilan agama, pada Rabu (22/10/2025).
Menurut unggahan akun tersebut, informasi muncul dari sejumlah komentar warganet yang mengklaim mengetahui langsung proses pengajuan perceraian oleh Raisa. “Ini fix banget, baru ngajuin Raisa. A1 banget ini,” tulis salah satu netizen dengan akun @valen_tine_02. Kabar itu semakin diperkuat dengan komentar lainnya:
“Jangan bilang kamu tahu dari akun sebelah juga kak,” tanya @lilly.
“Dari ordal kak. Lebih parahnya lagi…ah sudah lah,” jawab akun @valen_tine_02.
Spekulasi semakin meluas setelah para warganet mencermati perilaku media sosial pasangan. Di akun Instagram Raisa, tidak ada lagi foto kebersamaan dengan Hamish, bahkan unggahan pernikahan keduanya pun tak tampak di feed. Sementara itu, di TikTok melalui akun @hyitsme_99, terdapat pengamatan bahwa Hamish sebelumnya mengunggah foto perayaan ulang tahun pernikahan mereka, namun foto tersebut kemudian dihapus. “Benar lagi. Postingan Anniv yang Hamish post bulan lalu sudah enggak ada,” ungkap akun yang mengutip komentar netizen @puffycheeky.
Meski begitu, beberapa petunjuk lain justru menimbulkan pertanyaan lebih lanjut. Pasangan ini masih saling mengikuti di Instagram masing-masing, dan Hamish bahkan masih memajang — hingga informasi terkini — momen kebersamaan bersama Raisa, termasuk foto perayaan pernikahan mereka yang telah berjalan tujuh tahun, diunggah pada 3 September 2024.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Hamish maupun Raisa terkait isu gugatan cerai yang beredar. Publik pun hanya bisa menunggu konfirmasi dari pihak pasangan selebriti tersebut. Sementara itu, media sosial tetap ramai dengan analisis warganet dan spekulasi yang terus berkembang.
Kasus ini pun menghadirkan beberapa catatan penting: penggunaan media sosial sebagai sumber spekulasi, pentingnya verifikasi fakta sebelum menyebar kabar, serta kepekaan publik terhadap kehidupan pribadi figur publik. Bagaimana pun, hingga ada pernyataan resmi, kabar ini tetap berada di ranah spekulasi dan belum dapat dipastikan kebenarannya.