Jakarta – Aktris Aurelie Moeremans akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi pernikahan terkait isu pernikahan dengan Roby Tremonti yang kembali mencuat ke ruang publik. Pernyataan ini disampaikan setelah Roby Tremonti sebelumnya mempertanyakan keabsahan surat pembatalan pernikahan yang dimiliki Aurelie. Dalam klarifikasinya, Aurelie menegaskan bahwa pernikahan antara dirinya dan Roby Tremonti tidak pernah sah sejak awal.
Aurelie Moeremans menjelaskan bahwa dirinya memegang dokumen resmi Gereja Katolik berupa surat status liber. Dokumen ini merupakan pernyataan gerejawi yang menegaskan bahwa seseorang tidak terikat dalam pernikahan sebelumnya dan tidak memiliki halangan kanonik untuk menikah secara Katolik. Dengan kata lain, status liber menegaskan bahwa seseorang berstatus lajang atau belum pernah menikah secara sah menurut hukum gereja.
Lebih lanjut, Aurelie menekankan bahwa surat status liber bukanlah dokumen yang membatalkan pernikahan yang sah. Sebaliknya, surat tersebut menjadi bukti bahwa pernikahan dengan Roby Tremonti memang sejak awal tidak pernah diakui secara kanonik. Artinya, secara hukum Gereja Katolik, ikatan pernikahan tersebut tidak pernah dianggap ada.
“Status liber hanya dapat diberikan apabila setelah pemeriksaan oleh Gereja dan otoritas Vatikan ditemukan bahwa pernikahan tersebut sejak awal tidak pernah sah, misalnya karena adanya paksaan, manipulasi, atau syarat sakramental yang tidak terpenuhi,” kata Aurelie Moeremans dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (14/1/2026).
Aktris berusia 32 tahun itu menegaskan bahwa diterbitkannya status liber yang kini ia miliki menjadi bukti konkret atas apa yang selama ini ia sampaikan. Aurelie menyatakan bahwa kisah mengenai adanya paksaan dalam pernikahan tersebut bukan sekadar isu atau cerita sepihak, melainkan telah melalui proses pemeriksaan panjang oleh otoritas gereja.
Menurut Aurelie, jika pernikahan itu dilakukan tanpa unsur paksaan sebagaimana yang diklaim Roby Tremonti, maka pihak gereja tidak akan mungkin menerbitkan surat status bebas nikah tersebut. Gereja, kata dia, memiliki prosedur ketat sebelum menyatakan suatu pernikahan tidak sah.
“Jika pernikahan tersebut benar-benar sah, maka status liber tidak mungkin dikeluarkan. Fakta bahwa status liber saya terbit justru menegaskan bahwa pernikahan tersebut secara kanonik tidak valid sejak awal, bukan ‘dibatalkan’,” jelas Aurelie Moeremans.
Di tengah ramainya isu pernikahan yang kembali dibicarakan publik, Aurelie memilih untuk membatasi responsnya. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyampaikan pesan yang ingin ia bagikan melalui buku memoarnya berjudul Broken Strings. Buku tersebut ditulis sebagai refleksi pengalaman hidupnya, termasuk perjalanan personal yang penuh tekanan.
“Untuk pertanyaan-pertanyaan lainnya, mohon maaf saya tidak akan menanggapi karena tidak berkaitan dengan inti dan tujuan saya menulis serta menerbitkan buku ini. Terima kasih atas pengertiannya,” pungkasnya.
Sebagai catatan, Aurelie Moeremans sebelumnya juga pernah menegaskan status pernikahannya dengan Roby Tremonti melalui sebuah video di kanal YouTube pribadinya sekitar lima tahun lalu. Dalam video tersebut, Aurelie memperlihatkan surat status liber dan menegaskan bahwa dirinya bukan berstatus janda, sekaligus meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang saat itu.