Jakarta – Vincent Rompies akkhirnya muncul ke publik usai putranya yang terseret kasus bully di sekolahnya viral menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kamis (22/02) malam kemarin, Vincent Rompies terlihat mendatangi Polres Tangerang Selatan, guna menjalani pemeriksaan terkait kasus bully yang menyeret putranya.
Tak sendiri, Vincent Rompies terlihat menyambangi Polres Tangerang Selatan didampingi dengan Yakup Hasibuan.
Pernyataan singkat pun akhirnya diberikan olehnya terkait kasus bully sang putra di hadapan awak media, usai menjalani pemeriksaan.
Diakuinya, pemeriksaan itu ia jalani di Polres Tangerang Selatan sedari Kamis siang hingga berakhir pada malam hari.
Saat ditanya mengenai apa motif sang putra terlibat dalam kasus bullying ini, Vincent tak terlalu banyak bicara.
Melainkan, ia hanya akan memercayakan pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait hal tersebut.
“Nanti kita lihat aja dari hasilnya seperti apa, sekali lagi kami menghargai proses yang diambil,” tuturnya dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (23/02).
Kemudian, sahabat Desta Mahendra ini juga sempat mengungkap soal stasus sang putra dalam kasus ini yang masih ditetapkan sebagai saksi.
“Masih saksi,” jawab Vincent.
Sementara untuk status sang putra di sekolah, dirinya mengaku masih belum bisa memberikan banyak keterangan.
Sebab hingga kini, pihaknya masih menunggu proses dan keputusan dari pihak sekolah putranya tersebut.
“Itu kita belum tahu ya, masih proses juga,” imbuh dia.
Usai kasus bully geng tai ini mencuat, sejumlah spekulasi pun langsung banyak beredar di media sosial.
Bahkan di X (Twitter) sempat ada yang memberikan pembelaan terhadap anak Vincent dan teman-temannya, lantaran ada dugaan korban problematik.
Hal ini rupanya belum diketahui secara jelas oleh anggota klub motor The Prediksi ini. Sebabnya, karena selama seminggu ini, ia belum membuka media sosial selama dua minggu.
“Nggak tahu saya justru, saya nggak membuka media sosial udah seminggu, dua minggu ini udah nggak buka sosial media,” bebernya.
Saat ini yang terpenting bagi Vincent, ia hanya ingin masalah bully yang melibatkan sang putra cepat selesai.
“Saya tidak peduli apapun, yang saya pedulikan hanya saya ingin masalah ini cepat selesai,” ungkapnya lagi.
Demi menyelesaikan masalah ini, Vincent kini juga tengah berupaya untuk membuka pintu komunikasi dengan korban beserta keluarganya. Ia hanya berharap masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Saya masih berusaha membuka pintu komunikasi dengan pelapor, biar masalah ini semua bisa diselesaikan secara baik-baik,” ujar Vincent.
“Semoga bisa menemukan titik terang untuk berdamai, berdiskusi dan juga semua bisa kembali normal lagi,” harapnya.