• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Trending no.1 Media Sosial

Fiersa Besari Ungkap Kondisi Terkini dan Kisah Tragis Pendakian Carstensz Pyramid

Fiersa Besari Ungkap Kondisi Terkini dan Kisah Tragis Pendakian Carstensz Pyramid

Geralda Talitha by Geralda Talitha
3 Maret 2025
in Trending no.1 Media Sosial
0

Fiersa Besari

0
SHARES
18
VIEWS

Jakarta – Musisi sekaligus pendaki gunung, Fiersa Besari, akhirnya memberikan kabar terbaru tentang pendakian di Carstensz Pyramid atau Puncak Jaya, puncak tertinggi Indonesia.

Related Posts

Code of Ashes Sukses Curi Perhatian Lewat Live Performance Ashes Don’t Dream

Code of Ashes Rilis Ascent, Album Debut Bertema Tekanan Hidup dan Era Teknologi

Code of Ashes Hadirkan Metalcore Futuristik dalam Album Debut Ascent

Melalui unggahan di media sosial pada Senin, Fiersa menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan informasi karena situasi yang penuh duka dan syok akibat tragedi yang menimpa rekan-rekan pendaki.

“Saya juga ingin meminta maaf karena baru mengabari perihal situasi Carstensz Pyramid (Puncak Jaya). Kami yang berada di basecamp Lembah Kuning pun merasa sangat syok dan berduka atas tragedi yang telah terjadi,” tulis Fiersa dikutip dari Instagram miliknya, Senin (03/03).

Pelantun lagu Celengan Rindu ini menjelaskan bahwa ia bersama rekannya, Furky Syahroni, baru tiba di Mimika, Papua Tengah, pada 3 Maret 2025, setelah tertahan di Lembah Kuning (Yellow Valley). Kondisi cuaca buruk menghambat lalu lintas helikopter, yang menjadi akses utama ke basecamp tersebut.

“Kondisi kami alhamdulillah stabil,” ungkap Fiersa, seraya menyebut bahwa helikopter adalah satu-satunya sarana transportasi menuju dan keluar dari Yellow Valley saat ini.

Pendakian yang dilakukan olehnya adalah bagian dari misi menyelesaikan ekspedisi “Atap Negeri,” menjelajahi 33 puncak gunung di Indonesia.

Namun, tragedi menghantui perjalanan ini. Dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia akibat hipotermia saat pendakian.

Fiersa dan rombongan lainnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, menyatakan, “Fiersa bersama tiga WNA asal Turki dan Rusia selamat.”

Sementara itu, Basarnas mengonfirmasi bahwa 13 pendaki, termasuk lima pemandu, telah selamat meskipun ada anggota tim yang mengalami gejala Acute Mountain Sickness (AMS) saat perjalanan turun setelah mencapai puncak.

Wayan juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk sempat menghentikan proses evakuasi korban meninggal dan pendaki lainnya. “Proses evakuasi dilanjutkan pada Senin (2/3) untuk korban meninggal dunia atas nama Lilie Wijayanti,” jelasnya.

Evakuasi ini melibatkan tim gabungan dari TNI AD, TNI AL, Brimob, Polsek Tembagapura, dan PT Freeport Indonesia. Jenazah Elsa Laksono sebelumnya telah dievakuasi menggunakan helikopter dan kini berada di RSUD Mimika.

Sebagai musisi sekaligus pegiat alam, Fiersa Besari tidak hanya membawa cerita petualangan tetapi juga duka mendalam dari pendakian ini.

Ia mengingatkan pentingnya persiapan mental dan fisik untuk menghadapi risiko saat mendaki gunung seperti Carstensz Pyramid, yang memiliki medan dan cuaca ekstrem.

Kisah ini menyoroti keberanian dan solidaritas di antara pendaki serta tantangan besar yang mereka hadapi di ketinggian, menjadikan pendakian Puncak Carstensz Pyramid sebagai pengalaman penuh pelajaran.

Tags: Firsa Besaripuncak Carstensz Pyramidpuncak jaya
Next Post

Nikita Mirzani Resmi Ditahan Polda Metro Jaya dalam Kasus Pemerasan Dokter RG

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

Sosialisasi ODOL Digencarkan, Korlantas Polri Utamakan Keselamatan daripada Penindakan

by Geralda Talitha
10 Juli 2026
0

Korlantas Polri terus mengutamakan pendekatan humanis dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas melalui sosialisasi dan edukasi terkait kendaraan Over Dimensi dan...

Read more

Sosialisasi ODOL Digencarkan, Korlantas Polri Utamakan Keselamatan daripada Penindakan

Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib Angkutan Barang Lewat Program Gakkum Humanis

Bukan Sekadar Sampai Tujuan, Setiap Perjalanan Adalah Tanggung Jawab Menjaga Nyawa

Kelelahan Pengemudi Masih Jadi Ancaman, Ini Imbauan Korlantas Polri untuk Cegah Kecelakaan

Menuju Zero ODOL 2027, Korlantas Polri Perkuat Budaya Tertib Muatan dan Dimensi Kendaraan

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

Fakta atau Hoax: Sandra Dewi Ikut Dilaporkan Buntut Kasus Pencucian Uang Harvey Mois

by Geralda Talitha
3 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz