• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Kakorlantas Targetkan Operasi Ketupat 2027 Sempurna, Anev 2026 Fokus Penguatan Leadership

Geralda Talitha by Geralda Talitha
24 April 2026
in Jaga Negeri
0
0
SHARES
12
VIEWS

Related Posts

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

Keterbukaan Informasi Publik Jadi Kunci Polri Membangun Kepercayaan Masyarakat

 

Dalam forum Analisis dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Hotel Padma Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis, 23 April 2026, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keberhasilan operasi tersebut sangat bergantung pada ketegasan dan kehadiran langsung pimpinan di lapangan. Acara yang dibuka langsung oleh Irjen Agus ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menhub Dudy Purwagandhi, Wamenkum Edward Omar Sharif Hiariej, serta Direktur Utama beberapa BUMN seperti PT Pelindo, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Jasa Marga, dan PT Jasa Raharja.

Para akademisi dan pakar transportasi juga turut hadir menjadi pemateri dalam forum ini, contohnya Darmaningtyas, Tri Tjahjono, dan Guru Besar STIK Prof Albertus Wahyurudhanto. Selain itu, seluruh pejabat utama Korlantas Polri dan para Direktur Lalu Lintas dari seluruh Indonesia turut ambil bagian.

Dalam arahannya, Irjen Agus menekankan bahwa indikator utama kesuksesan Operasi Ketupat bukan hanya kecepatan kendaraan, melainkan kelancaran arus lalu lintas di semua jalur mulai dari jalan tol, jalan arteri, hingga penyeberangan pelabuhan. “Yang kita ukur adalah kelancaran, bukan kecepatan. Ini penting agar mobilitas masyarakat tetap terjaga dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Keselamatan dan keamanan juga menjadi perhatian utama. Dia mengajak jajaran kepolisian turun langsung agar situasi kamtibmas tetap kondusif terutama saat puncak arus mudik dan balik. “Momentum ini harus aman, tidak hanya lalu lintas tetapi juga keamanan masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

Irjen Agus pun menyoroti pentingnya kemampuan beradaptasi dan menyesuaikan dinamika di lapangan dalam mengambil keputusan rekayasa lalu lintas. Menurutnya, penggunaan predictive traffic policing dan manajemen berbasis data merupakan kunci pengelolaan kendaraan yang efektif.

Penghargaan diberikan kepada jajaran Polda Lampung atas keberhasilannya dalam mengendalikan kendaraan sumbu tiga selama operasi, dengan penegasan bahwa kendaraan sumbu tiga tidak diizinkan melintas demi kelancaran arus mudik dan balik. “Kebijakan sudah jelas, tidak boleh ada kendaraan sumbu tiga yang melintas. Ini harus didukung penuh,” tegas Irjen Agus.

Komunikasi publik yang efektif juga mendapat sorotan. Irjen Agus menyebut peran media dan akademisi sangat penting dalam membantu menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Dari sisi keselamatan, selama Operasi Ketupat terjadi penurunan angka kecelakaan dan fatalitas. Infrastruktur seperti jalan tol fungsional juga membantu memperlancar arus lalu lintas.

Kepemimpinan lapangan menjadi poin utama di mana seluruh pimpinan mulai pusat hingga daerah wajib hadir dan aktif mengendalikan situasi. “Leadership itu kunci. Semua harus turun, mulai dari pusat hingga daerah,” ujar Irjen Agus.

Dia mengingatkan kembali bahwa Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan yang butuh respons cepat terhadap berbagai situasi seperti kepadatan di rest area dan jalur lintas. Oleh sebab itu, tidak hanya perencanaan yang matang tetapi juga konsistensi pelaksanaan di lapangan sangat diperlukan.

Untuk Operasi Ketupat tahun 2026, dia menginstruksikan seluruh jajaran bersikap tegas dalam pengawasan dan penegakan aturan. Ketegasan menurutnya menjadi faktor penentu kelancaran arus mudik dan balik.

Lebih lanjut, Irjen Agus mengapresiasi contoh kepemimpinan langsung di lapangan yang telah ditunjukkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keberhasilan operasi ini tak terlepas dari keterlibatan aktif para pimpinan dari Polri dan kementerian terkait. “Yang penting adalah leadership, jadi Pak Menteri turun, Pak Kapolri turun, dan kita semuanya turun,” jelasnya.

Menurut Irjen Agus, kehadiran pimpinan secara langsung bisa mempercepat pengambilan keputusan dan memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan. Meski koordinasi lintas sektor sangat vital, tindakan nyata di lapangan tetap tak bisa diabaikan.

“Tahun 2025 sudah bagus, tahun 2026 harus meningkat, tahun 2027 sempurna,” tegas Kakorlantas menutup forum dengan tekad meningkatkan kinerja Operasi Ketupat dari tahun ke tahun.

 

 

Tags: operasi ketupat
Next Post

Kakorlantas Dorong Kolaborasi Nasional di Evaluasi Operasi Ketupat 2026

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Tak Berkategori

by Geralda Talitha
18 Agustus 2026
0

Medan – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan dugaan peredaran 622 pod getar yang mengandung etomidate di Kota Medan, Sumatera...

Read more

Jelang HUT Ke-81 RI, Tokoh Adat Puncak Jaya Serahkan 150 Paket Sembako Dan Peralatan Voli

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Cek Fakta: Komedian Babe Cabita Meninggal Dunia, Benarkah?

by Geralda Talitha
9 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz