• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Trending no.1 Media Sosial

Code of Ashes Rilis Ascent, Album Debut Bertema Tekanan Hidup dan Era Teknologi

Code of Ashes Rilis Ascent, Album Debut Bertema Tekanan Hidup dan Era Teknologi

Geralda Talitha by Geralda Talitha
18 Mei 2026
in Trending no.1 Media Sosial
0
0
SHARES
4
VIEWS

Code of Ashes, band metalcore AI besutan Artifintel Soundworks di bawah PT Qudo Buana Nawakara, siap memulai babak baru dengan merilis album debut mereka bertajuk Ascentpada 15 Mei 2026. Lewat perpaduan metalcore modern, riff agresif, dan nuansa emosional yang intens, album ini mengisahkan perjalanan tentang perubahan, tekanan, dan pencarian identitas manusia di tengah gempuran era teknologi.

Related Posts

Code of Ashes Hadirkan Metalcore Futuristik dalam Album Debut Ascent

ESTHERA Rilis Almost There, Lagu Emosional tentang Proses dan Harapan

Kakorlantas dan Menhub Cek Arus Mudik ke Sumatera di Pelabuhan Merak

Penambahan Armada Kapal Percepat Arus Penyeberangan Pemudik di Gilimanuk

Album ini akan berisi empat lagu:

  • Ignites the Pain
  • Edge of the Abyss
  • Branded by Lies
  • Ashes Don’t Dream (Title)

Ashes Don’t Dream adalah title track utama karena merepresentasikan identitas musikal dan emosional Code of Ashes secara paling utuh. Lagu ini mengangkat cerita tentang seseorang yang berusaha bertahan di tengah tekanan hidup, rasa tidak cukup, dan konflik emosional yang terus menghantui, namun tetap mencoba menjaga harapan agar tidak sepenuhnya hilang.

Melalui perpaduan clean vocal yang emosional, scream agresif, groove berat, serta atmosfer digital yang dingin dan intens, Ashes Don’t Dream menghadirkan sisi paling personal dari Code of Ashes. Karakter tersebut diperkuat oleh performa setiap personel: Elang Samudra dengan vokal deep dan penuh kontrol, Darian Akasha melalui riff gitar modern yang atmosferik, Damar Prakoso dengan groove bass yang dalam dan emosional, serta Satrio Wicaksana lewat permainan drum yang powerful dan penuh energi.

Nuansa tersebut semakin terasa melalui lirik seperti “Hope is burning in my hands. Turning into ash again”

Lirik ini menggambarkan bagaimana harapan sering kali terasa rapuh dan mudah runtuh di tengah tekanan hidup. Namun di balik atmosfer gelap dan emosional yang dibangun, Ashes Don’t Dream tetap membawa pesan tentang bertahan, bangkit, dan menolak menyerah, bahkan ketika keadaan terasa tidak berpihak.

Music Video “Ashes Don’t Dream”

Video klip resmi Ashes Don’t Dream yang mengusung konsep performance cinematic bernuansa industrial dan emosional.

Video klip ini menampilkan studio gelap dengan pencahayaan minim, smoke tipis, grain kasar, serta visual yang fokus pada ekspresi dan energi setiap personel. Pendekatan sinematik tersebut dibangun untuk memperkuat tema tentang tekanan, kesepian, dan perjuangan emosional yang menjadi inti lagu.

Visual bergerak dari suasana tenang dan dingin menuju ledakan energi agresif di bagian breakdown, sebelum akhirnya kembali ke nuansa sunyi pada ending lagu. Seluruh konsep dibuat dengan pendekatan minimalis namun intens, memperlihatkan karakter masing-masing anggota band secara lebih personal dan emosional.

Album debut Ascent beserta video klip resmi Ashes Don’t Dream dapat kamu dengarkan hanya melalui channel YouTube Artifintel Soundworks.

Dalam debut perdananya, Code of Ashes menghadirkan pengalaman metalcore AI yang memadukan agresi modern, atmosfer futuristik, dan emosi yang intens dalam satu identitas musikal yang kuat. Ascent menjadi awal perjalanan mereka dalam mengeksplorasi perubahan, tekanan, dan evolusi manusia di tengah dunia yang semakin terhubung dengan teknologi.

Tags: Artifitnel SoundworksASCENTBandAICoAcode of ashesMusic AI
Next Post

Ojol Jambi Temui Kakorlantas Polri, Usulkan Pembentukan Ojol Nusantara

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

Polantas dan Ojol Duduk Bersama, Perkuat Sinergi untuk Tertib Berlalu Lintas

by Geralda Talitha
11 Juni 2026
0

Suasana hangat dan santai di sebuah kafe di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, menjadi saksi pertemuan antara Direktorat Lalu Lintas...

Read more

Polantas dan Ojol Duduk Bersama, Perkuat Sinergi untuk Tertib Berlalu Lintas

550 Ojol Hadiri Baksos Hari Bhayangkara, Muncul Gagasan Asosiasi Ojol Nusantara

Polri Gelar Baksos Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Komunitas Ojol di Jakarta

Menggapai Indonesia Bebas Over Dimension Over Load 2027 melalui Sinergi Lintas Sektor

Kerusakan Jalan Akibat Over Dimension Overload Merugikan Semua Pihak dan Butuh Pengawasan Ketat

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Aldi Maldini Klarifikasi Dugaan Penipuan, Akuip Siap Refund Uang Fans

by Geralda Talitha
13 Mei 2025
0

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz