• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Trending no.1 Media Sosial

Code of Ashes Sukses Curi Perhatian Lewat Live Performance Ashes Don’t Dream

Code of Ashes Sukses Curi Perhatian Lewat Live Performance Ashes Don't Dream

Geralda Talitha by Geralda Talitha
29 Juni 2026
in Trending no.1 Media Sosial
0
0
SHARES
5
VIEWS

Code of Ashes, band metalcore berbasis kecerdasan buatan (AI) besutan Artifintel Soundworks di bawah naungan PT Qudo Buana Nawakara, kembali mencuri perhatian penikmat musik keras melalui penampilan live mereka membawakan lagu “Ashes Don’t Dream”. Penampilan tersebut menghadirkan atmosfer emosional yang kuat sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi AI mampu menghadirkan pengalaman musikal yang terasa autentik di atas panggung.

Related Posts

Penyanyi AI Meera Anggun Rilis Mari Kita Rayakan Bersama Artifintel Soundworks

Code of Ashes Rilis Ascent, Album Debut Bertema Tekanan Hidup dan Era Teknologi

Code of Ashes Hadirkan Metalcore Futuristik dalam Album Debut Ascent

Lagu “Ashes Don’t Dream” merupakan title track dari album debut ASCENT yang resmi dirilis pada 15 Mei 2026. Album tersebut berisi empat lagu, yakni “Ignites the Pain”, “Edge of the Abyss”, “Branded by Lies”, dan “Ashes Don’t Dream”.

Atmosfer Panggung Dibangun Sejak Detik Pertama

Sejak lagu dimulai, tata cahaya panggung yang dramatis berpadu dengan karakter vokal serak sang vokalis, menciptakan suasana yang penuh ketegangan. Bait pembuka, “Born in a house without a crown, no silver lining just hang me down,” menjadi pembuka yang merepresentasikan tema keputusasaan, perjuangan, dan pencarian harapan yang menjadi benang merah lagu tersebut.

Nuansa emosional yang dibangun sejak awal membuat penampilan ini mampu menarik perhatian audiens dan membawa mereka larut dalam alur cerita yang disampaikan melalui musik.

Musikalitas AI Hadir dengan Eksekusi yang Solid

Di balik identitasnya sebagai band berbasis AI, Code of Ashes menampilkan komposisi musik yang terdengar solid dan meyakinkan. Distorsi gitar yang tebal berpadu dengan permainan bass yang ritmis serta hentakan drum agresif, membentuk wall of sound yang semakin intens seiring perkembangan lagu.

Perpaduan elemen tersebut menghasilkan dinamika musikal yang konsisten, memperlihatkan bagaimana teknologi AI dapat menghadirkan aransemen yang tetap mampu membangun ketegangan dan emosi secara bertahap.

Puncak Emosi Hadir Lewat Lirik Perlawanan

Momen paling kuat dalam pertunjukan terjadi ketika lagu memasuki bagian tengah. Ketegangan musikal mencapai puncaknya saat sang vokalis meneriakkan lirik, “I am not your failure, I am not your broken name, I’m the spark inside the flame!”

Bagian tersebut menghadirkan ledakan energi yang seolah mengajak penonton ikut menyuarakan pesan lagu secara bersama-sama. Interaksi yang tercipta membangun suasana komunal, mempertemukan performa virtual dengan respons emosional audiens dalam satu pengalaman musikal.

Memasuki bagian akhir, tempo musik mulai melambat dan memberikan ruang bagi pesan penutup lagu. Lirik “Hope is bleeding through my veins… even when it feels pain,” menjadi penegasan bahwa harapan tetap dapat hadir meskipun seseorang berada di tengah rasa sakit dan perjuangan.

Melalui live performance “Ashes Don’t Dream”, Code of Ashes kembali menunjukkan bahwa inovasi berbasis AI tidak hanya mampu menghasilkan komposisi musik yang kuat secara teknis, tetapi juga menghadirkan penyampaian emosi yang dapat beresonansi dengan pengalaman personal para pendengarnya. Penampilan ini sekaligus mempertegas posisi Code of Ashes sebagai proyek musikal yang memadukan teknologi dan ekspresi artistik dalam satu pertunjukan yang utuh.

Tags: album ASCENTArtifintel SoundworksAshes Don't Dreamband metalcore AIPT Qudo Buana Nawakara
Next Post

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tunjukkan Pengabdian Lewat Aksi Nyata untuk Masyarakat

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

by Geralda Talitha
14 Agustus 2026
0

DELI SERDANG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan jaringan peredaran ganja dengan total barang bukti mencapai 169,6...

Read more

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

Cek Fakta: Komedian Babe Cabita Meninggal Dunia, Benarkah?

by Geralda Talitha
9 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz