• Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik
No Result
View All Result
faktaatauhoax.com
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Mengenal Dampak ODOL terhadap Keselamatan Pengemudi dan Sistem Logistik

Geralda Talitha by Geralda Talitha
25 Juni 2026
in Jaga Negeri
0
0
SHARES
3
VIEWS

Related Posts

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

Keterbukaan Informasi Publik Jadi Kunci Polri Membangun Kepercayaan Masyarakat

Setiap hari, ribuan pengemudi truk di Indonesia menghadapi risiko besar saat mengemudikan kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas yang seharusnya. Tekanan dari tenggat waktu dan target kerja memaksa mereka menempuh perjalanan panjang dengan beban yang berlebihan, menyebabkan rem bekerja lebih keras dan membuat kontrol atas kendaraan semakin sulit. Meski begitu, para pengemudi bukanlah pelaku utama pelanggaran Over Dimension Over Load (ODOL), melainkan korban yang paling rentan saat kecelakaan terjadi.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas Polri) menegaskan bahwa penanganan masalah ODOL tidak cukup hanya melalui penindakan terhadap pelanggaran. Ia menyoroti kebutuhan perlindungan kepada para pengemudi yang mempertaruhkan nyawanya di balik kemudi kendaraan berat tersebut. “Keselamatan pengemudi adalah bagian dari keselamatan bangsa,” ujarnya.

Muatan melebihi batas membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang dan menurunkan kemampuan pengemudi untuk mengendalikan kendaraannya. Hal ini menempatkan para pengemudi pada posisi paling rawan, sementara mereka sejatinya menjadi tulang punggung distribusi barang yang mengantarkan kebutuhan pokok seperti pangan, bahan bangunan, dan kebutuhan harian hingga pelosok negeri.

Dampak keselamatan pengemudi juga berimbas pada kelancaran rantai logistik dan stabilitas perekonomian nasional. Oleh sebab itu, pemerintah bersama pengusaha dan masyarakat diajak untuk berkolaborasi mencapai target Zero ODOL pada tahun 2027. Implementasi transportasi yang aman haruslah dimulai dengan perlindungan nyata terhadap pengemudi.

Tanggung jawab juga terletak pada pengusaha agar mematuhi batas dimensi dan muatan yang telah ditetapkan. Selain itu, masyarakat diharapkan mendukung budaya tertib berlalu lintas untuk memastikan setiap pengemudi dapat pulang dengan selamat dan bertemu keluarganya. Langkah bersama ini dianggap krusial untuk menjaga keselamatan pengemudi sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas logistik di Indonesia.

 

Tags: ODOL
Next Post

ODOL dan Dampaknya terhadap Keselamatan, Logistik, serta Ekonomi Nasional

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Popular Posts

Jaga Negeri

by Geralda Talitha
14 Agustus 2026
0

DELI SERDANG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan jaringan peredaran ganja dengan total barang bukti mencapai 169,6...

Read more

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

[SALAH] Anda “Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari TELEGRAM senilai 300.000”

by admin
23 Juli 2021
0

Viral Video Jessica Radcliffe Pelatih Orca yang Dimakan Paus, Fakta atau Hoax?

by Geralda Talitha
12 Agustus 2025
0

Cek Fakta: Komedian Babe Cabita Meninggal Dunia, Benarkah?

by Geralda Talitha
9 April 2024
0

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Cek Hoax
  • Cek Fakta
  • Lapor Hoax
  • Layanan Publik

© Copyright Faktaatauhoax Team All Rights Reserved .

wpDiscuz