Jakarta – Atap lapangan padel Anwa Racquet Club di Jakarta Barat ambruk pada Minggu (26/10) sore akibat hujan deras disertai angin kencang. Kejadian ini berlangsung saat turnamen olahraga padel tengah digelar dan diikuti oleh sejumlah selebritas, termasuk Desta Mahendra dan Tasya Farasya.
Suasana yang awalnya ramai dan seru berubah menjadi panik ketika atap lapangan tiba-tiba roboh. Para peserta dan penonton langsung berlarian menyelamatkan diri dari puing-puing bangunan yang jatuh. Dalam unggahan di Instagram Story-nya, Desta membagikan momen detik-detik atap ambruk dan menulis, “Lagi ikut turnamen ada kejadian. Bubar langsung.”
Desta juga mengunggah video lain yang memperlihatkan suasana panik di dalam lapangan, di mana banyak peserta terlihat berlari keluar sambil melindungi diri dari air hujan yang mulai masuk ke area permainan. Untungnya, seluruh peserta berhasil dievakuasi dengan selamat.
Tasya Farasya yang juga berada di lokasi turut membagikan video kejadian lewat Instagram Story. Dalam rekamannya, terlihat atap lapangan sudah hancur dan air hujan deras membanjiri area bermain. Ia sempat merekam dirinya berlari bersama beberapa selebritas lain untuk keluar dari lapangan. “Alhamdulillah ya Allah selamat,” tulis Tasya di unggahan tersebut. Ia mengaku bersyukur bisa keluar tepat waktu tanpa mengalami luka.
Dari keterangan yang beredar, hujan deras dan angin kencang menjadi penyebab utama robohnya atap lapangan padel tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun insiden tersebut sempat membuat banyak orang yang ada di lokasi ketakutan.
Pihak Anwa Racquet Club kemudian mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial. Mereka menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan memastikan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Dalam pernyataan resminya, Wawa Lukman selaku CEO Anwa Racquet Club mengatakan bahwa pihaknya akan menutup fasilitas untuk sementara waktu guna melakukan perbaikan dan investigasi menyeluruh.
“Kami akan menutup fasilitas kami untuk sementara waktu untuk melakukan investigasi dan memperbaiki semua fasilitasnya, dan komitmen kami untuk meningkatkan kembali keamanan dan fasilitas yang lebih baik lagi,” ujar Wawa Lukman.
Manajemen klub juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh struktur bangunan agar kejadian serupa tidak terulang. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan standar keamanan bagi para pengguna fasilitas olahraga tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban, insiden ini menjadi pengingat penting bahwa keamanan fasilitas publik harus menjadi perhatian utama, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang sering terjadi di Jakarta belakangan ini. Para penggemar olahraga seperti padel diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi tempat bermain sebelum beraktivitas.
Desta dan Tasya Farasya, bersama peserta lainnya, kini bisa bernapas lega setelah berhasil menyelamatkan diri. Namun, pengalaman mencekam di Anwa Racquet Club ini tentu akan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi mereka dan juga peringatan bagi pengelola fasilitas olahraga lainnya agar lebih memperhatikan faktor keselamatan.